Posted on Desember 30, 2011 by Menjelang_Hidayah
Oleh Ustadz Kholid Syamhudi Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan kekhususan dan keistimewaan umat Islam yang akan mempengaruhi kemulian umat Islam. Sehingga Allah kedepankan penyebutannya dari iman dalam firman-Nya, كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَلَوْءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرَهُمُ الْفَاسِقُونَ “Kamu adalah umat yang terbaik [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on Desember 24, 2011 by Menjelang_Hidayah
Disalin dari: Koran Republika, Sabtu 3 Juli 2010 Hikmah oleh M Baharun Bohong atau dusta adalah perbuatan nista. Tapi mengapa orang masih banyak melakukannya? Dimana-mana, kita menyaksikan orang berdusta: di pasar, kantor, kampus, bahkan di tempat ibadah pun ada berani berdusta untuk menutupi perbuatan tercela. Kebohongan seakan menjadi perisai pembelaan diri. Terkadang, seorang tokoh panutan, [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on November 7, 2011 by Menjelang_Hidayah
Meraih Takwa Melalui Ibadah Qurban Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang meniti jalan mereka hingga akhir zaman. Sebuah ayat yang menjadi pertanda disyari’atkannya ibadah qurban adalah firman Allah Ta’ala, فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ “Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 30, 2011 by Menjelang_Hidayah
Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Ilmu yang bermanfaat dapat diketahui dengan melihat kepada pemilik ilmu tersebut. Di antara tanda-tandanya adalah: [1]. Orang yang bermanfaat ilmunya tidak peduli terhadap keadaan dan kedudukan dirinya serta hati mereka membenci pujian dari manusia, tidak menganggap dirinya suci, dan tidak sombong terhadap orang lain dengan ilmu yang [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 28, 2011 by Menjelang_Hidayah
Memang ada tangga untuk mendatangi rumah Tuhan. Akan tetapi tangga itu kita sendiri yang membuatnya, yakni ketika dihati aib dan cacat masih bersitegar dan kita belum mampu membersihkannya sama sekali. Sebetulnya Rumah Allah selalu terbuka. Ia menunggu kita dengan setia. Bahkan ia datang mencari kita, mencintai kita. Pada angin yang bertiup mengawinkan serbuk jantan dan [...]
Filed under: Uncategorized | Ditandai: tasawuf | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 27, 2011 by Menjelang_Hidayah
Sebagai seorang khalifah, pada suatu hari, Ali bin Abi Thalib mengadakan kunjungan ke masjid kota Bashrah. Ia melihat banyak orang di masjid itu sedang berbincang-bincang tanpa tujuan. Segera diusirnya keluar, sebab pembicaraan mereka tidak ada gunanya, menghabiskan waktu dengan sia-sia. Tetapi ia menyempatkan diri untuk berdiri sejenak mendengarkan seorang anak muda yang tengah bercerita dihadapan [...]
Filed under: Uncategorized | 2 Komentar »
Posted on April 26, 2011 by Menjelang_Hidayah
Dan ia mempunyai kesanggupan untuk memerintah atau mengubah dengan tangan atau lidahnya. Kewajiban “amar ma’ruf nahi munkar” merupakan kewajiban agama yang terbesar sesudah iman kepada Allah. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an Surat Ali ‘Imran Ayat 110: “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang “ma’ruf” dan mencegah dari yang [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 25, 2011 by Menjelang_Hidayah
Tiada seorang manusia pun berwenang menilai bahwa dirinya sudah mencapai martabat kesucian. Namun tidak seorang pun terhalang untuk mencapai martabat kesucian. Hakekatnya, kesucian tidak dirasakan, melainkan terpancarkan, tanpa sang suci menyadari pancaran kesuciannya. Itulah sebabnya Islam tidak mengenal adanya orang suci. Sebab semua manusia, yang kelahirannya berbekal fitrah kesucian, ternyata dalam perjalanan hidupnya tidak satupun [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 24, 2011 by Menjelang_Hidayah
Konon, untuk mendapatkan cinta seorang kekasih, kalau perlu bersimbah darah pun akan dijalani. Lautan mana kan kuseberangi, jurang mana kan kuterjuni, asalkan bisa mendapatkanmu wahai tambatan hati. Dan ternyata sumpah yang melankolik ini bukan sekadar penghias bibir belaka. Hingga andaikata tanah-tanah pemakaman bisa bercerita, andaikata sungai-sungai besar bisa berkisah, andaikata malam yang sahdu bisa mengadu, [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on April 22, 2011 by Menjelang_Hidayah
Untuk menjaga keselamatan Nabi SAW, Abu Bakar As-Shiddiq masuk lebih dulu kedalam gua Tsur. diperiksanya seluruh sudut. Barangkali ada celah-celah tersembunyi yang dihuni binatang berbisa. semua lubang yang dianggapnya berbahaya, disumpal dengn sobekan selendangnya. Sesudah Abu Bakar yakin bahwa ruang kecil didalam gua itu cukup aman untuk tempat istirahat nabi menjelang kepergian hijranya ke madinah, [...]
Filed under: Uncategorized | Tinggalkan sebuah Komentar »