Nabi dan Rasul Allâh

Nabi-nabi adalah manusia biasa, yang dipilih Allâh untuk dapat menerima wahyu Allâh. Wahyu adalah bentuk komunikasi verbal yang dilakukan Allâh dengan manusia. Wahyu diturunkan untuk mengatur sejarah dan perilaku umat manusia.

Rasul adalah nabi yang menerima wahyu dari Allâh untuk disampaikan kepada umat manusia tempat dia diutuskan. Sesuai perintah Allâh, beberapa wahyu ditujukan untuk sekelompok masyarakat tertentu, dan beberapa wahyu ditujukan untuk seluruh umat manusia. Beberapa wahyu dihimpun dalam shuhuf-shuhuf atau kitab-kitab suci.

Dalam ajaran Islam disebutkan bahwa banyak manusia yang diangkat menjadi nabi atau rasul. Namun secara khusus, disebutkan hanya ada 25 rasul yang wajib diyakini oleh umat Islam, yaitu :

1. Adam as
2. Idris as (Akhnukh, Enoch)
3. Nuh as (Noah)
4. Hud as
5. Shaleh as
6. Ibrahim as (Abraham)
7. Ismail as (Ishmael)
8. Luth as (Lot, Lod)
9. Ishaq as (Izaak, Isaac)
10. Ya’qub as (Jacob, Israil)
11. Yusuf as (Joseph)
12. Syu`aib as
13. Ayyub as (Job)
14. Dzulkifli as (Ezekiel)
15. Musa as (Moses)
16. Harun as (Aaron)
17. Daud as (David)
18. Sulaiman as (Solomon)
19. Ilyas as (Elias)
20. Ilyasa` as (Elisha)
21. Yunus as (Yunan, Jonah)
22. Zakaria as (Zachariya)
23. Yahya as (Yohannes, John)
24. Isa as (Yeshua, Jesus)
25. Muhammad saw

Setelah menyebutkan nama nabi, umat Islam selalu memberikan salam alaihis-salaam yang berarti keselamatan atasnya. Khusus untuk nabi Muhammad saw, umat Islam memberikan salam shalallâhu alaihi wassalaam yang berarti rahmat Allâh dan keselamatan atasnya.

Lima orang nabi, yaitu Nuh as, Ibrahim as, Musa as, Isa as, dan Muhammad saw, digelari ulul azmi, karena perjuangan mereka menuntut keteguhan dan ketabahan luar biasa.

Dalam ajaran Islam, kadang disebutkan juga nama nabi-nabi penerima wahtu yang lain, seperti Syits yang menerima shuhuf, Khidir yang membimbing Musa, dan juga beberapa tokoh perempuan: Hawa istri Adam, Hajar istri Ibrahim, Yuhanids ibu Musa, dan Maryam ibu Isa. Juga disebutkan tokoh-tokoh lain yang patut diteladani, seperti Luqman dan Dzulkarnain. Seluruh nabi dan rasul Allâh membawa satu risalah, yaitu ajaran Islam dari Allâh. Ajaran Islam ini telah disempurnakan pada masa kerasulan Muhammad saw dengan kitab suci Al-Qur`an. Pada masa ini, Allâh memfirmankan telah sempurnanya Islam, dan telah diridlai Islam untuk seluruh umat manusia.

Tidak ada dan tidak akan ada lagi nabi, rasul, dan kitab suci sesudahnya.

——————————————————————–
Dasar-Dasar Islam, di Design oleh Iswanto

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.